Kejati Gorontalo Serahkan Dua Tersangka Tipikor Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo

0
671

GP Hukum – Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Gorontalo melakukan Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) Perkara Tindak Pidana Korupsi pada Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo Tahun 2008 kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Senin (25/01).

Tersangka berinisial ANM (Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gorontalo April 2008 s/d September 2009 selaku Pengguna Anggaran dan Tersangka MS selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Dalam siaran persnya, Kasi Penkum Kejati Gorontalo menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2008 dilokasi Pembangunan kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, kedua tersangka telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum, yakni melaksanakan pekerjaan pembangunan lanjutan gedung DPRD Kabupaten Gorontalo yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana yang telah ditentukan dalam kontrak.

“Para Tersangka telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu PT. SINAR KOTA INDAH. Akibat Perbuatan para Tersangka tersebut, Negara mengalami Kerugian sebesar Rp. 1.368.435.101,38,- sebagaimana Laporan Hasil Audit BPKP Perwakilan Nomor Pengantar 02/PW.21/5/2019 tanggal 28 Mei 2019,” jelas Mohammad Kasad, S.H.,M.H

Perbuatan kedua tersangka, lanjut Kasad, telah melanggar Primair: Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang PemberantasanTindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP. Subsidiair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke (1) KUHP.

“Setelah melakukan Pemeriksaan Tambahan dan Pemeriksaan Kesehatan Berupa Pemeriksaan Rapid Test Antigen kepada masing-masing¬† Tersangka, Jaksa Penuntut Umum Yulganova Sidiki, S.H.,M.H melakukan Penahanan Rutan Kepada para Terdakwa Selama 20 hari kedepan terhitung sejak dikeluarkannya¬† Surat Perintah Penahanan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo dengan Nomor: Print-70/P.5.1/Ft.1/01/2021 tanggal 25 Januari 2021,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here