Polemik Penonaktifan Herman Guzali, Begini Penjelasan Pendamping PKH Lahumbo

0
507

GP Boalemo – Polemik terkait penonaktifan Herman Guzali sebagai penerima PKH Desa Lahumbo, akhirnya ditanggapi langsung oleh Pendamping PKH Desa Lahumbo, Ariyanto Kadjiba.

Kepada awak media, Ariyanto mengatakan bahwa bukan pendamping PKH, Dinas Sosial maupun Koordinator Kabupaten Boalemo yang menonaktifkan, akan tetapi penonaktifan tersebut dari kementerian sosial.

“Awalnya itu di tahap dua, kami itu ada pemadanan data se-Indonesia. Sehingga muncul berita dari Tri Rismaharini, ada 2000 KPM yang di tidurkan. Nah inilah yang kami perbaiki”Ucap Ariyanto

Lanjut Ariyanto, Ternyata di Aplikasi e-PKH sudah tidak bisa di mutakhirkan, tidak bisa ganti pengurus, tidak bisa memasukkan NIK sampai dengan sekarang.

“Satu hari saja aplikasi bisa di buka, bisa di perbaiki ini NIK. Cuma sekarang aplikasi belum bisa buka, kecuali kami update laporan harian. Awalnya tidak masalah, tiba-tiba setelah kami cek Erman Guzali sudah jadi Herman Guzali di aplikasi. Sudah di konfirmasi kepada koordinator kabupaten, ternyata Herman Guzali ini sudah tidak aktif”lanjutnya

Ariyanto juga menambahkan bahwa yang keluar secara otomatis dari aplikasi e-PKH adalah Herman Guzali sementara komponen dua anaknya tidak. Hanya saja Herman Guzali Merupakan pengurus, jadi ketika pengurus tidak aktif otomatis komponennya juga tidak akan cair saldonya.

“Bukan hanya di lahumbo masalah seperti ini, Mananggu juga ada. Ada nama yang sama itu. Meskipun NIK nya beda, tapi analisis datanya bahwa ini orang yang sama. Akhirnya dari kementerian sosial, mereka bekukan atau nonaktifkan satu orang”pungkasnya

Terakhir, Ariyanto menegaskan bahwa dirinya terus berupaya untuk melahirkan solusi terbaik dan berharap agar aplikasi e-PKH ini bisa di aktifkan dan di buka kembali.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here