SDM ‘Value’ Terpenting Negara

0
457
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel saat membuka ‘International Conference’ The 19 Th Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) In Collaboration with The Secretariat General of The House of Representatives of The Republic of Indonesia, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). Foto : Jaka/Man

GP Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengingatkan value menjadi aspek yang paling penting dalam suatu negara maupun perusahaan. Gobel menjelaskan, value bukan hanya sekedar berapa nilai saham perusahaan. Tetapi, bagaimana menjabarkan value itu dalam membawa perusahaan untuk bisa memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Salah satu aspek value terpenting tersebut yakni value Sumber Daya Manusia (SDM).

Gobel menegaskan kekuatan sebuah negara terletak pada kekuatan SDM-nya. Demikian dipaparkan Pimpinan DPR RI Bidang Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu saat membuka ‘International Conference’ The 19 Th Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) In Collaboration with The Secretariat General of The House of Representatives of The Republic of Indonesia, di Ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

“Kita harus memikirkan bahwa kekuatan negara itu terletak pada SDM-nya. Contohnya, Presiden sudah mengatakan bahwa kita tidak mau ekspor bahan baku mentah. Kenapa? Kalau hanya kita hanya sekedar ekspor saja, maka tidak ada teknologi yang dikembangkan di Indonesia dan berdampak tidak adanya keahlian, tidak ada martabat manusia yang kita bisa angkat. Karena, kalau kita balik bicara soal SDM, kita harus bisa ‘membangun’ orang dan bukan hanya mempekerjakan orang,” ujar Gobel.

Tak hanya itu, politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini menegaskan Indonesia dalam era globalisasi ini membutuhkan investor-investor jangka panjang untuk bisa membangun Indonesia yang sejahtera. Penekanan tersebut dinilai Gobel penting untuk disampaikan. Mengingat, Indonesia memiliki bahan baku, sumber daya alam, hasil bumi, hasil laut, keindahan alam, serta SDM melimpah yang merupakan modal besar Indonesia menuju visi target ekonomi Indonesia 10 besar pada tahun 2030 dan 4 besar pada tahun 2045.

“Jadi itulah, saya ingin menyampaikan pada adik-adik untuk betul-betul ke depan berkomitmen untuk membangun SDM. Bahwa, yang terbaik buat kita di Indonesia jangan lupa value yang besar adalah membangun SDM itu sendiri. Itulah keyakinan saya dalam membangun sesuatu itu tidak sekedar dihitung berapa value nilai rupiah atau nilai dolarnya tapi berapa value untuk bisa membangun SDM. Sehingga, masyarakat mendapatkan manfaat dan nilai tambah yang besar,” tutup legislator dapil Gorontalo tersebut.

Turut hadir dalam acara itu Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar, Deputi Persidangan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Damayanti, Kepala Pusat Penelitan Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR RI Indra Pahlevi dan jajaran pejabat tinggi Setjen dan BK DPR RI serta Ketua Panitia ‘International Conference’ The 19 Th Indonesia Capital Market Student Studies (ICMSS) dan anggota ICMSS. (pun/sf)

 

Sumber : dpr.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here