La Ode Desak Evaluasi Total Penyaluran Beras CPCL, Warga Keluhkan Kualitas Tak Layak

GP Boalemo – Ada hal yang menjadi perhatian serius dalam Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Ir. La Ode Haimudin, di Desa Limba Tihu, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo.
Dalam dialog bersama masyarakat, La Ode mengungkapkan adanya keluhan terkait kualitas beras bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPCL) yang dinilai tidak layak dikonsumsi.
“Beras yang disalurkan itu kualitasnya tidak seragam. Bahkan masyarakat menyampaikan kepada saya bahwa beras tersebut tidak layak dikonsumsi. Saya juga sempat melihat langsung kondisinya, warnanya sudah kekuning-kuningan,” tegas La Ode.
Ia menilai bantuan pangan yang seharusnya membantu masyarakat justru tidak boleh mengabaikan aspek mutu dan kelayakan konsumsi. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan setiap bantuan yang diterima masyarakat benar-benar berkualitas.
Karena itu, La Ode mendesak Perum Bulog dan Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo agar tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Ia meminta dilakukan pengawasan menyeluruh terhadap proses pengadaan hingga penyaluran beras bantuan kepada masyarakat.
“Kita menyalurkan bantuan pangan untuk membantu masyarakat, bukan justru memberikan beras yang kualitasnya buruk. Kalau memang ditemukan beras yang tidak memenuhi standar, harus segera dievaluasi dan ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena lemahnya pengawasan,” ujarnya.
La Ode menegaskan persoalan kualitas beras bantuan CPCL harus menjadi perhatian khusus Perum Bulog dan Dinas Pangan Provinsi Gorontalo. Ia meminta kedua instansi segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, memastikan kualitas beras yang disalurkan sesuai standar, serta menjamin masyarakat menerima bantuan pangan yang layak, aman, dan berkualitas.







