Bupati Rum Pagau Sampaikan LKPj 2025 di Sidang DPRD Boalemo

GP BOALEMO – Bupati Boalemo menyampaikan pidato pengantar atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat sidang DPRD Kabupaten Boalemo, Senin (30/03/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD , didampingi Wakil Ketua dan , serta dihadiri para anggota DPRD dari berbagai fraksi.
Dalam kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, OPD, serta seluruh elemen masyarakat atas dukungan terhadap jalannya pemerintahan yang kondusif, aman, dan penuh kebersamaan.
Dalam penyampaiannya, Rum Pagau menjelaskan bahwa LKPj Tahun 2025 merupakan gambaran pelaksanaan program dan penggunaan anggaran selama satu tahun awal masa pemerintahannya bersama Wakil Bupati periode 2025–2029.
Ia memaparkan sejumlah capaian, mulai dari realisasi pendapatan dan belanja daerah, program pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan, pertanian, kelautan, hingga program unggulan lainnya.
Meskipun berbagai capaian telah diraih, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Beberapa hal yang masih menjadi perhatian antara lain tingginya angka kemiskinan dibanding rata-rata provinsi, keterbatasan kapasitas fiskal daerah, meningkatnya angka pengangguran, kualitas sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan, serta pemerataan pembangunan antar wilayah,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat kekurangan dalam penyusunan LKPj Tahun 2025 yang perlu disempurnakan melalui pembahasan lebih lanjut bersama DPRD.
“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam LKPj ini. Untuk itu, kami berharap dapat dibahas bersama pada tahapan selanjutnya demi perbaikan kinerja pemerintahan daerah ke depan,” tambahnya.
Setelah penyampaian tersebut, dokumen LKPj Tahun Anggaran 2025 secara umum diterima oleh enam fraksi DPRD untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme yang berlaku.
Adapun enam fraksi tersebut yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai NasDem, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Demokrat, serta Fraksi Persatuan Indonesia.







