Trending

Puskesmas Paguyaman Pantai Bagikan Tips Mengolah Daging Qurban Agar Sehat dan Tahan Lama

GP BOALEMO – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penanganan daging qurban yang higienis dan aman dikonsumsi, UPTD Puskesmas Paguyaman Pantai membagikan edukasi berupa tips mengolah daging qurban agar tetap sehat, lezat, dan tahan lama.

Melalui media edukasi yang disampaikan kepada masyarakat, Puskesmas Paguyaman Pantai mengingatkan bahwa penanganan daging yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan kebersihan daging sebelum dikonsumsi bersama keluarga.

Pada tahap penanganan setelah pemotongan, masyarakat dianjurkan untuk mendinginkan daging terlebih dahulu di suhu ruang yang terlindung dari lalat dan debu selama 2–3 jam agar otot daging lebih rileks. Daging juga sebaiknya dipisahkan sesuai kebutuhan memasak untuk menghindari proses pencairan berulang.

Selain itu, kebersihan saat mengolah daging harus selalu dijaga dengan menggunakan alat yang bersih dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah memegang daging. Puskesmas juga mengimbau masyarakat agar tidak mencuci daging mentah karena dapat menyebarkan bakteri. Sebagai gantinya, permukaan daging cukup dilap menggunakan tisu dapur bila diperlukan.

Untuk penyimpanan, daging dianjurkan segera dimasukkan ke dalam wadah tertutup atau plastik kedap udara, lalu disimpan di kulkas maupun freezer. Penyimpanan di kulkas dengan suhu 0–4°C dapat mempertahankan kualitas daging selama 3–5 hari, sedangkan di freezer dengan suhu ≤ -18°C dapat bertahan hingga 3–6 bulan.

Tidak hanya itu, Puskesmas Paguyaman Pantai juga membagikan beberapa tips agar olahan daging qurban menjadi lebih lezat, seperti menggunakan teknik marinasi dengan nanas, pepaya, yogurt, atau bumbu rempah seperti bawang putih, ketumbar, jahe, dan kunyit untuk mengurangi bau prengus sekaligus menambah cita rasa.

Masyarakat juga diingatkan untuk memasak daging hingga matang sempurna agar aman dikonsumsi. Berbagai menu olahan seperti semur, sate, gulai, rendang, tongseng, maupun sup dapat menjadi pilihan hidangan istimewa bersama keluarga.

Selain itu, Puskesmas Paguyaman Pantai juga mengimbau kepada para lanjut usia (lansia) agar lebih meningkatkan kewaspadaan dalam mengonsumsi makanan berbahan daging qurban. Lansia perlu ekstra hati-hati dengan menghindari bagian daging yang berlemak serta lebih memilih olahan daging yang direbus atau dipanggang dibandingkan digoreng secara berlebihan. Jika menu yang tersedia didominasi olahan daging, maka sebaiknya diimbangi dengan mengonsumsi buah-buahan, sayuran, makanan berserat, serta telur ayam guna menjaga keseimbangan gizi dan kesehatan tubuh.

Melalui edukasi ini, UPTD Puskesmas Paguyaman Pantai berharap masyarakat dapat mengolah daging qurban dengan baik, menjaga kebersihan pangan, serta menikmati hidangan qurban dengan aman dan penuh rasa syukur.

Show More
Back to top button