La Ode Haimudin Serap Aspirasi Warga Polohungo, Fokus pada Masalah Air Bersih dan Fasilitas Sosial

GP Boalemo – Sebagai bentuk tanggung jawabnya terhadap masyarakat di daerah pemilihan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ir. H. La Ode Haimudin, MM turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi warga.
Dalam agenda Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025–2026, La Ode bertemu dengan masyarakat Desa Polohungo, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, pada Rabu (22/10/2025).
Kunjungan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan beragam persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kebutuhan air bersih hingga fasilitas sosial yang masih terbatas.
Kehadiran legislator dari Partai PDI Perjuangan itu disambut hangat oleh warga. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh keterbukaan, mencerminkan kedekatan La Ode dengan konstituennya. Warga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, seperti bantuan air bersih, perlengkapan duka, serta tenda dan kursi untuk kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menanggapi hal itu, La Ode Haimudin menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan masyarakat sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku. Ia mengatakan bahwa persoalan air bersih menjadi prioritas utama karena menyangkut hajat hidup banyak orang.
Selain itu, aspirasi warga juga menyoroti perlunya dukungan pemerintah terhadap kegiatan sosial, termasuk bantuan perlengkapan duka dan sarana pendukung masyarakat. La Ode menjelaskan, permintaan tersebut dapat direalisasikan melalui mekanisme pengajuan proposal resmi, namun karena proses penganggaran membutuhkan waktu, realisasinya kemungkinan baru dapat dilakukan pada tahun 2027.
“Untuk bantuan perlengkapan duka, warga bisa mengajukan proposal resmi. Namun realisasinya akan disesuaikan dengan proses perencanaan anggaran, kemungkinan di tahun 2027,” jelasnya.
La Ode juga menekankan pentingnya kegiatan reses sebagai sarana komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, setiap aspirasi warga dapat dicatat dan diperjuangkan agar menjadi bagian dari kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
“Reses bukan hanya kewajiban formal, tapi ruang penting untuk memastikan suara rakyat benar-benar sampai dan diperjuangkan,” tutur La Ode Haimudin.
Kegiatan reses di Desa Polohungo ini menjadi bukti nyata komitmen DPRD Gorontalo dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat di lapangan. Warga berharap hasil dari pertemuan tersebut dapat segera ditindaklanjuti agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung, terutama terkait akses air bersih dan fasilitas sosial kemasyarakatan.







