Wabup Lahmudin Kukuhkan 70 Pendamping UPZ Kecamatan se-Kabupaten Boalemo

GP BOALEMO – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., mengukuhkan pendamping Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan se-Kabupaten Boalemo dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, Kamis (12/2/2026).
Pengukuhan tersebut disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Dr. Kaswad, S.Ag., M.Ag., Ketua Baznas Kabupaten Boalemo, Mus Moha, S.Sos., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, Hamka Isa Boyola, S.Ag., para kepala KUA se-Kabupaten Boalemo, serta penyuluh di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmudin Hambali menyampaikan bahwa pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kecamatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bersama Baznas dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Boalemo.
“Pembentukan UPZ kecamatan ini sejalan dengan upaya kita untuk mengoptimalkan potensi zakat. UPZ menjadi perpanjangan tangan Baznas dalam memudahkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kepercayaan, serta mempercepat penanggulangan kemiskinan di tingkat lokal,” ujar Lahmudin.
Ia berharap para pendamping UPZ yang telah dikukuhkan dan menerima Surat Keputusan (SK) dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap pendamping UPZ kecamatan yang sudah dikukuhkan dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kepercayaan ini harus dijaga dengan baik, dan UPZ harus menjadi lembaga yang benar-benar dipercaya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Boalemo, Mus Moha, menyampaikan bahwa pendamping UPZ yang dikukuhkan berjumlah 70 orang dan tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Boalemo.
Menurutnya, pembentukan UPZ di tingkat kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pelayanan zakat hingga ke tingkat masyarakat.
“UPZ kecamatan memiliki peran yang sangat strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat di daerah, sehingga pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif,” ungkap Mus Moha.







