Trending

Hamzah Muslimin Dorong MUI Gorontalo Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

GP Gorontalo – Harapan besar disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Muslimin, terhadap kepengurusan baru Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo. Menurutnya, keberadaan MUI sangat strategis dalam memperkuat kehidupan keagamaan di tengah masyarakat serta menjalin kemitraan yang produktif dengan pemerintah daerah.

Usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) MUI Provinsi Gorontalo, Hamzah mengungkapkan apresiasinya terhadap kontribusi MUI selama ini dalam mendukung berbagai program keagamaan yang diinisiasi oleh pemerintah provinsi. Ia menilai Musda kali ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru organisasi keulamaan tersebut.

“MUI selama ini telah menjadi mitra penting bagi pemerintah, khususnya dalam sektor keagamaan. Kami berharap kepengurusan yang baru bisa melanjutkan kemitraan ini secara lebih aktif dan inovatif,” ujar Hamzah.

Ia juga menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor antara MUI dan berbagai instansi pemerintah, demi menciptakan masyarakat Gorontalo yang religius, damai, dan harmonis. Dengan kepemimpinan yang baru, Hamzah optimistis MUI akan semakin memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, baik secara spiritual maupun sosial.

Hamzah berharap, kepengurusan yang terpilih tidak hanya membawa semangat baru dalam tubuh organisasi, tetapi juga mampu merespons tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. “Kita berharap ada kontribusi konkret dari MUI dalam mendukung pembangunan daerah melalui pendekatan moral dan spiritual,” lanjutnya.

Lebih jauh, Hamzah juga menyoroti pentingnya peran MUI sebagai garda terdepan dalam merespons isu-isu sosial dan moral yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan kapasitas ulama sebagai penuntun umat, menurutnya, MUI harus mampu menjadi penyeimbang dalam pembangunan, bukan hanya dari sisi fisik, tetapi juga dalam pembentukan karakter masyarakat.

“Tantangan umat ke depan tidak semakin mudah. Perkembangan teknologi, penyebaran informasi, hingga isu-isu intoleransi menjadi hal yang harus disikapi dengan bijak. Untuk itu, MUI ke depan perlu memiliki visi yang kuat, terbuka terhadap dialog, dan tetap teguh pada prinsip keislaman,” tandasnya.

Show More
Back to top button