Nama Ketua LSM Garda Satu Gorontalo Terseret Dugaan Penipuan Forex, Ini Pengakuan Korban

GP Boalemo – Dugaan praktik penipuan berkedok investasi kembali mencuat di Kabupaten Boalemo. Kali ini, Ketua LSM Garda Satu provinsi Gorontalo berinisial KA yang diduga melakukan penipuan terhadap seorang warga melalui skema trading forex.
Modus yang digunakan disebut-sebut berupa penawaran investasi trading forex dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Korban diduga tergiur dengan janji profit yang menjanjikan, hingga akhirnya menyerahkan sejumlah dana kepada yang bersangkutan.
Namun, harapan keuntungan tersebut justru berubah menjadi persoalan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban kini mengaku mengalami kerugian dan menuntut pertanggungjawaban atas dana yang telah diserahkan.
Tak hanya sekadar klaim, laporan yang beredar juga disebut dilengkapi dengan sejumlah bukti, mulai dari percakapan (chat), bukti transfer, hingga somasi yang telah dilayangkan kepada Ketua LSM tersebut. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya permasalahan serius dalam praktik investasi yang ditawarkan.
Ironisnya, hingga saat ini, KA disebut belum menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya atau mengembalikan dana milik korban. Sikap tersebut memicu kekecewaan dan kemarahan dari pihak yang merasa dirugikan.
Lebih jauh, sumber terpercaya menyebutkan bahwa persoalan ini sebelumnya juga telah dilaporkan ke Polda Gorontalo. Namun, hingga kini, penanganannya belum menunjukkan perkembangan yang signifikan, sehingga memunculkan tanda tanya di tengah publik terkait keseriusan penanganan kasus tersebut.
Kasus ini kembali menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi dengan janji keuntungan tinggi dalam waktu singkat, yang kerap berujung pada kerugian.
Sementara itu, media ini akan terus menelusuri perkembangan kasus tersebut dan berupaya meminta keterangan resmi dari pihak Polda Gorontalo guna memperoleh kejelasan serta memastikan transparansi dalam penanganannya.







