Oknum ASN Diduga Hina P3K Paruh Waktu, Postingan di Medsos Tuai Ragam Komentar

GP Boalemo – Postingan salah satu akun media sosial atas nama Yerlina Junus Simalu menuai kecaman luas setelah diduga menghina tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang saat ini tengah berproses melengkapi berkas administrasi pengisian DRH di laman Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dalam unggahan awalnya, akun tersebut menuliskan:
“Ini kamu P3K delo kse tau pa kamu p ortu utis kalau kamu bo p3k bukan PNS. Ada ati saking gembiranya dp ortu dy blg dp anak so lulus PNS pdhal bo P3K paruh waktu.”
Jika dimaknai secara halus, tulisan itu bermaksud:
“Kamu P3K, tolong beritahu orang tua kalau kamu hanya P3K bukan PNS. Ada yang saking gembiranya orang tua mengatakan anaknya lulus PNS, padahal hanya P3K paruh waktu.”
Unggahan tersebut telah diubah, namun jejak digitalnya terlanjur memicu gelombang reaksi. Warganet menilai pernyataan itu melecehkan perjuangan para P3K yang baru saja dinyatakan lulus seleksi.
Salah satunya akun @alvaro nufail yang menuliskan:
“Hulilomao ami odiye..mo paruh waktu, mo paruh baya, toh bukan ng yg ba gaji pa trng kan..#hinaaaaaaaaa”
Sementara akun @nur milan pulumoduyo berkomentar lebih menengahi:
“Tidak apa ibu biar saja itu jadi urusan yg bersangkutan dg ortunya, standar bahagia tiap orang juga beda-beda. Selamat untuk teman-teman yg lulus P3K 😊”
Meski isi postingan sudah diubah, kontroversinya tak mereda. Hingga kini, unggahan itu telah dibanjiri ratusan komentar dan dibagikan sebanyak 58 kali.
Publik juga menyoroti status pemilik akun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Sejumlah pihak menilai, sikap tersebut tidak mencerminkan etika profesi ASN yang seharusnya menjaga netralitas, memberikan teladan, serta menghindari pernyataan yang berpotensi menimbulkan keresahan sosial.







