Pansus Sawit Deprov Siap Bertindak Tegas, Soroti Pelanggaran PT Agro Arta Surya di Boalemo

GP Gorontalo – Panitia Khusus (Pansus) Sawit DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan komitmennya untuk menangani berbagai persoalan yang terjadi dalam sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Boalemo. Hal ini ditegaskan oleh anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyu Moridu, yang menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak petani sawit yang selama ini terabaikan.
Dalam keterangannya kepada media pada Sabtu (25/5), Wahyu menyampaikan bahwa Pansus akan menghadirkan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Gorontalo guna melaporkan sejumlah temuan dari hasil investigasi lapangan. Salah satu persoalan utama yang menjadi sorotan adalah minimnya keberpihakan perusahaan sawit terhadap kesejahteraan petani lokal.
“Kami tidak akan tinggal diam. Masyarakat Boalemo sudah terlalu lama menjadi korban. Lebih dari satu dekade, lahan mereka digunakan tanpa memberikan dampak ekonomi yang berarti bagi para petani,” ujar Wahyu.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam investigasi terbaru, Pansus menemukan bahwa PT Agro Arta Surya, salah satu perusahaan sawit yang beroperasi di Boalemo, belum memiliki izin pengelolaan limbah, tidak menyusun Kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), serta belum mengantongi izin pemanfaatan air bersih.
Selain itu, keluhan dari warga setempat semakin memperkuat keyakinan Pansus untuk bertindak tegas. Beberapa permasalahan yang disampaikan antara lain terkait penguasaan lahan secara sepihak oleh perusahaan, harga tandan buah segar (TBS) yang dinilai merugikan petani, serta kurangnya pendampingan teknis dalam proses produksi.
Wahyu menekankan bahwa laporan kepada Ombudsman bukan hanya untuk mendorong pengawasan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menuntut akuntabilitas perusahaan perkebunan sawit yang diduga abai terhadap kewajibannya.
“Kami berharap, kehadiran Ombudsman dapat mempercepat penanganan masalah ini, dan mendorong perusahaan untuk membangun kemitraan yang adil serta bertanggung jawab terhadap petani sawit di Boalemo,” pungkasnya







